Copyright © Curahan Hati
Design by Dzignine
Selasa, 16 April 2013

TAKWA

Perjalanan hidup seseorang berbeda-beda. Ada yang dari lahir hidupnya tidak pernah kesusahan, ada yang dari lahir hidupnya selalu mengalami kesusahan, ada yang pada saat berumah tangga hidupnya tidak pernah susah, ada yang pada saat membina rumah tangga mengalami kesulitan yang luar biasa. Beraneka ragam perjalanan hidup orang dan semua itu menarik buat saya sehingga saya ingin menulis. Perjalanan hidup orang dipengaruhi oleh perbuatan mereka di masa lampau. Baik atau buruknya perbuatan mereka di masa lampau akan berdampak pada kehidupan mereka di masa sekarang. Kita semua bisa berada di dunia ini karena kita pernah melakukan perbuatan yang kurang baik di masa lalu dan kita ditugaskan untuk merubah perbuatan kurang baik kita dulu dengan berbuat baik di masa sekarang. Intinya semua orang pasti pernah mengalami kebahagiaan dan kesedihan. Pada saat kita dihadapkan dengan masalah, sudah pasti kita akan merasa sedih, tapi kita sering lupa bahwa tiap permasalahan selalu ada jalan keluarnya jika kita menggunakan akal sehat dan otak yang telah dianugerahkan oleh TYME. Sekarang ini saya sering melihat cara berpikir orang mayoritas adalah "materi". Kebanyakan orang berfikir bahwa uang adalah segalanya yang membuat kita bahagia. Memang untuk mencari atau menghasilkan uang sangat sulit. Dan mensyukurinya pun juga sering tidak ikhlas. Itu pula mempengaruhi pada rejeki kita. Selain bersyukur, berbagi dengan orang-orang yang kurang mampu pun juga penting dalam hidup. Karena itu nilai plus buat kita. Jika dari lahir sudah dengan kondisi berada, jarang yang bisa mengerti hidup itu apa. Tapi jika sebaliknya, sangat mengerti akan arti hidup, berbagi pun sudah biasa mereka lakoni. Sesulit apapun kondisi orang-orang yang serba kekurangan, mereka tidak pernah mengeluh, mereka selalu bersyukur atas anugerah yang diberikan TYME. Orang yang bergelimangan harta, dihadapkan dengan satu masalah saja, mereka seperti gila tidak tahan dengan cobaan yang datang. Kesimpulannya iman masing-masing orang berbeda-beda, tergantung ketakwaan mereka terhadap TYME yang telah menciptakan dan mengatur segalanya. Semuanya kembali pada TYME, karena TYME yang telah menciptakan kita. Sebanyak apapun harta kita, jika kita tidak bisa berbagi dengan orang-orang yang kurang mampu, tidak bisa mensyukuri pemberian TYME, maka harta itu tidaklah ada artinya. Harta itu pasti habis dengan cara yang tidak pernah kita sadari, karena itu semua pemberian TYME dan kembali lagi ke TYME. Segala hal dari terkecil sekalipun, dengan mensyukuri pasti kita mengalami ketenangan yang sangat luar biasa. Membina rumah tangga yang mana sangat sulit akan terasa ringan jika pasangan suami istri serta anak selalu bersyukur atas anugerah yang telah diberikan TYME. Tapi jika sebaliknya, sudah pasti rumah tangga tersebut tidak akan bisa bertahan lama karena pondasi dalam rumah tangga sudah rapuh akibat dari ketakwaan pada TYME makin menipis. Segala hal di dunia ini memang tidak mudah, tapi jika kita semua mempunyai keyakinan penuh terhadap keajaiban TYME, segalanya akan mudah. Mari kita bersama-sama memulai untuk berbuat baik terhadap sesama di dunia ini dan tidak lupa untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada TYME.

0 komentar:

Posting Komentar